Labi-Labi, Puput, Kila-Kila, Butak, Bayaya ….

Karena si Ibuk setiap hari bergaul dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar (hihiiii), jadi bahasa yang dipakai Yaya suka Ibuk perhatikan. Sebenarnya nggak berniat begitu sih, apalagi sengaja (males banget hihiii …), tapi ya gimana lagi hahahaaa ….

Masih bersambung dengan misteri ACICICIIIIAAA (yang sampe sekarang belum ketemu apa artinyaaaa), ada beberapa kata lagi yang awalnya membingungkan. Untung sekarang berhasil ketemu artinya.

Yang pertama adalah Labi-Labi. Apa coba labi-labi, ada yang tau nggaaaaak? Tadinya si Ibuk juga bingung karena sebelum tidur Yaya suka bilang “Labi-labi! Labi-labi!” Sugan teh plesetan laba-laba, tapi pas ditanya bukan. Baru ketauan beberapa minggu setelahnya, waktu pulang agak malam dan garasi rumah masih gelap, dan Yaya teriak “LABI-LABI!” Oh, ternyata LABI-LABI = GELAP. Pantes aja sebelum tidur suka bilang labi-labi karena lampu dimatikan.

Lalu, apa itu puput, kila-kila, butak? Ternyata itu kalau dia ngomong cepet, kebalik-balik hurufnya. Maksudnya, PUPUT = TUTUP, KILA-KILA = LAKI-LAKI, BUTAK = BATUK. (Eh apa kebanyakan anak ngalamin fase begini ya? Soalnya dulu kata si Emak, si Mamak Robin juga bilang jendela jadi jelenda)

Yang terakhir waktu main ke PVJ, dan keukeuh … “Ayaya bayayaaa! Ayaya bayayaaaa! Mau liat bayayaaaa!” Ternyata, BAYAYA = BUAYA. Soalnya di kolam depan PVJ itu lagi ada event memancing buaya. Dan ternyata dia nggak takut, berani pegang-pegang bayi bayaya. Entah apa lagi berikutnya nih, pasti ada lagi misteri yang harus dipecahkan! 😀

 

Tambahan, Kelupaan

Ternyata ada satu lagi istilah ajaib: KETOK-KETOK. Hayooo … apa artinya ini? “Buuukkk … olaaaay! (maksudnya s’lai olay) Ketok-ketok!”

Nah, KETOK-KETOK ini artinya adalah … tolong potong-potong. Kalau ini sih ketauan dari mana asalnya, kan dia suka liat si Emak masak (dan suka nonton acara masak-masakan di TV sama Ibuk), jadi Yaya suka niruin suara motong di atas talenan, yang menurut pendengarannya adalah “Ketok! Ketok! Ketok!”