ILON WIKLAND, BOCAH BADUNG YANG TERPERANGKAP DALAM TUBUH ORANG TUA

Buku anak tanpa ilustrasi, rasanya seperti nasi tanpa lauk-pauk. Masih mengenyangkan, tapi tidak menggiurkan dan sama sekali tidak menarik.

Adabeberapa ilustrator buku anak yang tampaknya sudah menjadi “belahan jiwa” sang penulis. Contohnya, Roald Dahl dan Quentin Blake. Begitu melihat gambar khas karya Quentin Blake, kita akan segera ingat buku-buku Roald Dahl. Atau seperti Lemony Snicket dan Brett Helquist. Gaya ilustrasi Brett Helquist yang cenderung muram memang sangat cocok dengan kisah tiga bersaudara Baudelaire yang selalu sial dalam serial The Unfortunate Events, sehingga setiap kali melihat karya Brett Helquist, pasti serial tulisan Lemony Snicket itu yang pertama kali teringat.

Sebagai penggemar berat Astrid Lindgren, sejak kecil saya sudah mengamati ilustrasinya. Bahkan kadang-kadang saya meniru gambar yang ada di buku-buku Astrid Lindgren. Hampir semua buku Astrid Lindgren yang diterbitkan di Indonesia dihiasi oleh karya seorang ilustrator bernama Ilon Wikland. Dan menurut saya, Ilon Wikland ini adalah “belahan jiwa” Astrid Lindgren.

 

Satu lagi pengarang buku anak favorit saya, Edith Unnerstad, juga menggunakan ilustrasi karya Ilon Wikland dalam serial tentang keluarga Peep-Larsson—Tamasya Laut, Tamasya Panci Ajaib, Si Bandel, dan O Mungil.

Ilon Wikland lahir di Tartu, Estonia, tanggal 5 Februari 1930. Dia mengungsi ke Swedia pada usia 14 tahun, sempat belajar di Sekolah Melukis “Signe Barths”, dan pada tahun 1954 dia mendapatkan pekerjaan untuk membuat ilustrasi buku Astrid Lindgren, Mio My Son. Sejak saat itu, Ilon mengerjakan ilustrasi hampir semua buku Astrid Lindgren, hampir selama empat puluh tahun. Hingga saat ini, dia sudah mengerjakan ilustrasi lebih dari 100 buku anak-anak.

Karya-karya Ilon memiliki satu ciri khas—detail. Mulai dari karakter tokoh hingga penggambaran suatu lingkungan tempat kejadian dalam cerita terjadi. Banyak orang menjadi inspirasi bagi tokoh-tokohnya, seperti seorang lelaki tua gemuk yang dia temukan di Paris menjadi model untuk tokoh Karlsson si Manusia Atap; perampok di buku Ronya dia temukan di antrean sebuah toko minuman keras; bahkan anak-anaknya sendiri menjadi inspirasi dalam penggambaran Anak-Anak Bullerbyn.

Ilon juga menghidupkan buku anak-anak dengan dua hal sekaligus—fantasi sekaligus realita. Karakter-karakter bermunculan dengan ciri khas masing-masing, warna-warna yang dia gunakan begitu memukau—biru dan putih yang menggambarkan musim dingin, merah muda dan hijau yang menggambarkan musim panas. Meskipun lingkungan Indonesia berbeda dengan Eropa, tapi gambar-gambar rumah, ruangan, dan pemandangan alam terasa akrab dan hangat.

Gambar-gambarnya yang tampak naif, tak berdosa, adalah gambaran seorang Ilon Wikland yang selalu memiliki jiwa kanak-kanak—meskipun sekarang dia sudah termasuk lansia. Mungkin, rahasia Ilon adalah karena dia memiliki banyak anak, atau mungkin dia hanya menolak untuk tumbuh dewasa. Ilon juga tidak pernah menyuruh modelnya diam untuk digambar, dia mengamati gerak-gerik anak-anak secara diam-diam.

Ilon juga menggambar masa kecilnya dalam sebuah buku bergambar berjudul “Den långa, långa resan” atau “The Long, Long Journey” (1996), saat Soviet menjajah Estonia dan bagaimana dia mengungsi ke Swedia dengan menumpang kapal nelayan.

Karya-karya Ilon menunjukkan bahwa ilustrasi buku anak dibuat dengan sungguh-sungguh dan bermutu, yang dapat menggambarkan banyak sekali cerita di dalamnya.

Beberapa karya Ilon Wikland, seperti yang saya tampilkan di sini, bersumber dari http://www.ilonart.ee/.

Advertisements

2 thoughts on “ILON WIKLAND, BOCAH BADUNG YANG TERPERANGKAP DALAM TUBUH ORANG TUA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s