Pilih Jalan yang Mana?

Saya percaya, Tuhan sudah memberikan garis besar dalam kehidupan setiap manusia. Tujuannya sudah jelas harus ke mana. Tapi, saya juga percaya, ada banyak sekali pilihan jalan yang diberikan untuk menuju titik tujuan. Ada yang percaya bahwa jalan hidup itu mutlak ditentukan Tuhan, tapi kok saya kurang setuju. Karena, jika ada pilihan benar-salah dan saya memilih melakukan hal yang salah, berarti Tuhan berkehendak saya salah, dong?

Saya lebih percaya jika ada beberapa pilihan yang diserahkan kepada kita, untuk dipilih secara bebas. Tapi, tidak menutup kemungkinan jika setelah memutuskan pilihan tertentu, ujung-ujungnya kita akan berakhir di tempat yang sama jika kita memutuskan pilihan lain.

Pusing ya? Analogi mudahnya menurut saya adalah buku Pilih Sendiri Petualanganmu. Ada berbagai kemungkinan yang bisa terjadi berdasarkan pengambilan keputusan. Tapi, hanya ada satu ujung: akhir cerita. Kata TAMAT.

Mungkin satu pilihan akan membuat kita mengorbankan pilihan lain yang lebih menyenangkan dan tidak menyulitkan. Tapi, mungkin akan ada suatu kesenangan yang lebih besar setelahnya. Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian itu lhooo. Atau seperti memilih jalan, ada jalan singkat tapi macet, ada jalan memutar tapi lancar.

Terserah kita mau memilih yang mana. Yang penting bertanggung jawab dengan pilihan itu, betul kaaan? 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s