“Supaya Tumbuh Besar, Buuuk!”

image

Tadi pagi saya hanya berdua dengan Yaya di rumah. Si Emak piket di sekolah, si Bapak ke Cihanjuang, dan Ceu Yanti (ART yg nggak nginep) lagi ada urusan ke Pak RT.

Waktu saya di kamar mandi, terdengar teriakan Yaya. “Buuk, kenapa tvnya jadi begini?” Saya balas teriak dari kamar mandi, “Diapain sama Yaya?” karena curiga, pasti dia melakukan sesuatu.

“Disiram Buuuk!” begitu jawabannya.

DEG.

Saya langsung keluar kamar mandi dan mematikan saklar yang tersambung ke tv.

Yah, seperti biasanya, saya marah. Saya jelaskan kenapa tv nggak boleh kena air, nanti Yaya kesetrum, dll (dan seperti biasanya, banyak pertanyaan selaan seperti “Kesetrum itu apa, Buuuk?” dll)

Biasanya, kalau dia nakal, hukumannya dikurung. Karena dia paling takut. Dikurung di kamar sih, sebentar, lagian di kamar kan sebetulnya banyak yang bisa dioprek. Tapi, tadi dia memohon dengan suara manis, “Mohon Buk, mohoooon!” supaya nggak dikurung. Jadi, saya suruh duduk nggak bergerak di sofa. Ceritanya time out.

Setelah dia nggak ribut, saya tanya, kenapa tvnya disiram? Eh, jawabannya, “Supaya tumbuh besar, Buuuk, seperti tvnya Aki yang di belakang.”

Oh. Saya mulai geli. Di dekat kamar setrika memang ada tv jadul ukuran besar yang sudah rusak, tinggal luarnya.

Saya baru ingat, Yaya senang sekali menonton Mr. Bloom, acara tentang berkebun di cbeebies. Pasti dari sana dia dapat pikiran ini.

Tapi nggak kerasa, air mata saya menetes karena reuwas kareureuhnakeun (apa ya bahasa Indonesianya? Haha). Campur marah, kesal, tapi geli juga.

Yayaaa, Yaya. Lama-lama betulan deh si Ibuk nulis buku catatan seperti ibunya Emil dari Lonneberga. 😐

Advertisements

14 thoughts on ““Supaya Tumbuh Besar, Buuuk!”

  1. Dicatet Mar, kenangan masa kecil :). Di bld ada tradisi tiap ultah (atau st martin day yah?) ortunya ngasih puisi yg isinya nyeritain kehebohan yg dibikin si anak pas thn itu.

    • Iya Indres, selalu diusahain nyatet, abis sekarang nggak ngeblog sesering dulu. Waaa seru tuh tiap taun dibikinin puisi, tapi aku nggak puitis, mungkin bikinin cerita aja hihiii

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s