Pusat Alam Semesta

Kenapa ada orang yang selalu merasa paling merana di dunia ini, sementara banyak orang yang penderitaannya jauh lebih parah daripada dirinya?

Kenapa ada orang yang selalu merasa dunia ini nggak ramah baginya, semua orang lain menyerang dia?

Saya jadi bertanya-tanya, pernah nggak ya mereka berpikir sejenak, introspeksi, kenapa itu bisa terjadi? Pernah nggak mereka berpikir, “Apa ada sesuatu yang salah dengan diri saya?” Pola pikir yang salah, mungkin?

Karena menurut saya, kebahagiaan ditentukan oleh diri sendiri. Kita yang memutuskan untuk bahagia. Dalam keadaan macam apa pun, selalu ada kesempatan untuk tersenyum.

Kalau masih belum bisa menemukan sesuatu, masih menganggap dunia ini hanya kejam pada dirinya, ya sudahlah.

Tapi kita, manusia, bukan pusat alam semesta.

6 thoughts on “Pusat Alam Semesta

      • atur-atur lah kk kalau kata salah seorang jangker.

        Saya pernah diskusi dengan teman mengenai konsep tersebut, menurut beliau konsep tersebut ada sisi lemahnya juga, karena semuanya bersumber pada internal manusianya maka kalau misalkan indak bahagia (bergantung prosesnya) maka manusia tersebut menyalahkan diri mereka sendiri dengan kualitas dan kuantitas yang bisa berbeda-beda tiap manusia.

      • Iya Mas Dading, segala sesuatu yang terlalu ekstrem nggak bagus juga ya. Tapi yang penting nggak selalu merasa semesta bersekongkol melawan dirinya kan. Masih banyak hal yang bisa disyukuri dan bikin kita bahagia, tapi mungkin kita nggak sadar…

Leave a Reply to mmlubis Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s