Kecemplung

Kadang kita harus nyemplung dulu ke dalam sesuatu untuk “tersadarkan” bahwa dunia kita bukan di situ.

Dan “tersadarkan” lebih cepat akan lebih baik, betuuul?

Tapi, kalau sudah telanjur nyemplung ya jangan disesali. Nggak sia-sia juga. Kan hasilnya adalah kesadaran baru itu. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s