Mimpi

bohulsan

Fjallbaka, desa nelayan penuh warna di Pantai Barat Swedia (sumber Pinterest)

 

Sudah banyak orang yang saya kenal berhasil mencapai mimpi-mimpinya. Dan baru hari ini, seorang teman saya juga berhasil mencapai mimpinya. Saya tahu dari dulu dia suka berlari. Beberapa kali saya melihatnya lari di kompleks dekat rumah dan sekali waktu saya teriaki dan dia kaget hihiii…. Terus saya melihat di FB-nya, dia aktif berlari lintas alam. Naik gunung dengan berlari. Dan hari ini, dari FB-nya juga saya tahu, pada usianya yang kepala empat (dan ibuk-ibuk), dia akan mengikuti lomba lari lintas alam di sekitar Mont Blanc, melewati tiga negara cantik: Italia, Prancis, Swiss. Katanya, lima tahun lalu dia menuliskan mimpinya untuk berfoto dengan latar belakang Mont Blanc!

Kisahnya ini semakin membuat saya percaya, mimpi nggak mustahil terwujud. Tentu saja dengan usaha. Dan sepertinya, mimpi itu harus dituliskan ya. Supaya ada target tertulis yang bisa membuat kita mengusahakan jalan menuju ke sana.

Baiklah… saya mau menuliskan mimpi-mimpi saya.

  1. Punya camping ground. Berarti harus punya tanah dulu yang cukup luas di kaki gunung atau yang lingkungannya masih cukup alami.
  2. Sekolah lagi. Tujuannya apa? Ya nggak tau. Saya cuma pengen aja sekolah lagi. Belajar itu menyenangkan, asal yang kita suka (ya iyalaaaah) 😀
  3. Punya lembaga kursus sendiri. Menyediakan pendidikan dan pelatihan untuk orang-orang yang nggak punya kesempatan untuk belajar dengan sistem kaku seperti sekolah atau kuliah. Karena itulah saya membuat Kelas 101.
  4. Punya daycare. Memanfaatkan rumah, tapi rumah Sarijadi harus direnovasi dulu.
  5. Membuat buku anak. Saya nggak bilang “menulis” tapi “membuat”, jadi bentuknya bisa lebih fleksibel ya 😉
  6. Punya rumah masa tua di pinggir pantai. Saya anak pantai yang lahir dan terperangkap tinggal di kaki gunung hihi… Saya penikmat bentangan luas langit, pasir, dan air, juga aroma laut dan desir ombak yang memanggil-manggil.
  7. Ke Swedia, ke daerah pedesaan dan pantainya. Ini gara-gara buku Astrid Lindgren dan Edith Unnerstad sih. Selain itu ke daerah pedesaan Belgia, gara-gara buku-bukunya Marcel Marlier dan Gilbert Delahaye. Juga ke Finlandia, Islandia, Santorini-Yunani. (Baru sadar, ini daerah Eropa semua ya, kebanyakan daerah Skandinavia, mungkin pada kehidupan lalu saya ini seorang gadis Viking! :D)
  8. Keliling Indonesia. Ke Pulau Komodo, Labuan Bajo, Raja Ampat, dan lain-lain.
  9. Belajar alat musik tiup, apa pun jenisnya. Nggak ada tujuan apa-apa, cuma pengen aja hihi….

Ini semua mimpi pribadi saya. Tidak menyangkut orang lain, seperti anak-anak. Ya, tentu saja saya juga menginginkan hal-hal terbaik untuk keluarga saya, misalnya menyekolahkan anak setinggi-tingginya, membahagiakan si Emak, ibu mertua, dan si Bou (uwak saya), dan segala kewajiban spiritual/religius lain.

Kapan mimpi-mimpi ini terwujud? Entahlah. Semoga satu per satu bisa dicontreng dalam waktu yang nggak terlalu lama. Aamiin!

(Saya menambahkan No. 9 belakangan. Mungkin akan ada juga No. 10 dan seterusnya :p )

Advertisements

2 thoughts on “Mimpi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s