Strawberry Explosion Muffins

Sudah lama pengen kencan sama Mang Otang, bakar-bakar gitu lah, hihihiii …. Apalagi nemu dua buku ini di bookdep, lagi diskon pulaaaaak.

Sebetulnya bahan yang ada bisa dibikin brownies juga, tapi karena sejak dulu udah sering bikin brownies (sampai eksperimen brownies aci segala, cireng rasa cokelat hahaha), jadi yang dipilih adalah Strawberry Explosion Muffins.

Begini resepnya (untuk 12 kue):

– 225 gr plain flour

– 1 tsp baking powder

– 140 golden caster sugar (saya pake gula palem)

– 100 ml milk

– 2 large eggs

– 140 gr unsalted butter, melted

– 12 tsp strawberry jam

Untuk hiasannya, di resep pake buttercream icing, tapi saya ganti pake krim nondairy (sekitar 100 gram) dicampur 100 ml susu cair dingin, plus stroberi.

Caranya gampang, ayak terigu & baking powder, campurkan dengan gula di mangkuk besar. Terus, di wadah terpisah, aduk telur, susu, dan mentega cair. Lalu campuran susu-telur-mentega ini dituangkan sedikit-sedikit ke campuran terigu-gula sambil diaduk. Tuangkan satu sendok adonan, tambahkan satu sendok selai, lalu tutup lagi dengan adonan. Panggang selama 20 sampai 25 menit di temperatur oven 200 derajat Celcius. Nah, kelemahannya otang Emak adalah … waktu panggang yang pasti molor. Padahal si Mang Otang ini udah dipanasin sebelumnya.

Hasilnya beginiiiii ….

Enak dimakan panas-panas! Bagian luarnya crunchy, bagian dalamnya lumayan chewy. Dan karena pakai gula palem, jadi rasanya nggak terlalu manis. Lulus uji domestic goddes di rumah pulak, si Emak bilang enaaak! (Padahal si Emak mah suka gengsi mengakui, hahaha)

Eh, ternyata sebelum dihias, jumlahnya sudah berkurang hampir setengahnya. Karena kemaleman, jadi baru besok paginya dihias. Begini hasilnya:

Meskipun makannya jadi harus pake sendok, tapi rasanya makin enyaaaak!

(Dan setelahnya teringat, stroberi dan krim kocok adalah makanan favorit anak-anak keluarga Peep-Larsson di serial Panci Ajaib dst, terutama si Bandel dan O Mungil. Emang enaaaak hahaha)

9 thoughts on “Strawberry Explosion Muffins

  1. Si Bansel dan O Mungiiill!!! baru ingat lagi pernah baca buku2 itu :)) Tapi udah lupa ceritanya… Mmm… aku mauuu muffin stroberi. Sejak di Solo belum pernah bakar2an lagi krn ga ada oven *CURHAAAT*
    pasti muffin2 itu tak panjang umurnya ya? keburu ludes *sluuuurp*

    • henteu nganggo mikser, teh dina begum … diaduk-aduk wungkul. eh pan muffin mah sarupaning kueh bantat, sanes?
      hihihiiii … maaf kalo sunda lemesnya ngaco, biasa wewengkon bantenan sih 😀

      • Euleuuuh… paingan…abdi nganggo mikser…. ah nyobian teu nganggo mikser…
        Hehehe… ah sami Basa Sunda abdi oge ramijud, da ti Bogor, di tambih batur sare teh urang Jawa… 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s